Aswaja Doyan Sholawat dan Anti Mengkafirkan

Didalam kitab Al Qoulul Badi’, beliau Syech Al Hafidz Assakhowi mengutip pernyataan Al-Imam Ali Zainal Abidin, seorang cucu Nabi Muhammad shalallahu alaihi wasallam dan rujukan ilmu dizamannya beliau berkata:

علامة أهل السنة كثرة الصلاة على رسول الله صلى الله عليه وسلم
(الحافظ السخاوي؛ القول البديع في الصلاة على الحبيب الشفيع صلى الله عليه وسلم؛ ص 132)
“Tanda-tanda Ahlussunnah Waljamaah adalah banyak bershalawat kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam.”

Aswaja Doyan Sholawat dan Anti Mengkafirkan

Anti Mengkafirkan

اَلْفَصْلُ الْخَامِسُ فِيْ بَيَانِ عِصْمَةِ اللهِ أَهلَ السُّنَّة عَنْ تَكْفِيْرِ بَعْضِهِمْ بَعْضًا. أَهْلُ السُّنَّةِ لاَ يُكَفِّرُ بَعْضُهُمْ بَعْضًا، وَلَيْسَ بَيْنَهُمْ خِلاَفٌ يُوْجِبُ التَّبَرِّيَ وَالتَكْفِيْرَ، فَهُمْ إِذَنْ أَهْلُ الْجَمَاعَةِ الْقَائِمُوْنَ بِالْحَقِّ، وَاللهُ تَعَالَى يَحْفَظُ الْحَقَّ وَأَهْلَهُ، فَلاَ يَقَعُوْنَ فِي تَنَابُذٍ وَتَنَاقُضٍ، (الإمام ابو منصور البغدادي، الفرق بين الفرق، 282).
“Bab lima, menerangkan tentang penjagaan Allah terhadap Ahlussunnah dari saling mengkafirkan antara sesama mereka. Ahlussunnah tidak saling mengkafirkan antara sesama mereka. Di antara mereka tidak ada perbedaan pendapat yang membawa pada pemutusan hubungan dan pengkafiran. Oleh karena itu, mereka memang golongan al-jama’ah (selalu menjaga kebersamaan dan keharmonisan) yang melaksanakan kebenaran. Allah selalu menjaga kebenaran dan pengikutnya, sehingga mereka tidak terjerumus dalam ketidakharmonisan dan pertentangan.” (Al Farqu bainal Firoq karya Abu Manshur Al Baghdadi)

Semakin sibuk seseorang bersholawat maka semakin besarlah kadar rahmat di dalam hatinya.
Semoga bermanfaat.
Amiinn Yaa Robbal ‘Alamin
Oleh: Al Habib Muhammad Husein Al Habsyi


Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Aswaja Doyan Sholawat dan Anti Mengkafirkan"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel